Apakah Boleh Diabetesi Mencoba Diet Intermittent Fasting?

Spread the love

Mungkin masih banyak dari kalian yang memang masih belum mengerti soal apa itu intermittent fasting atau yang bisa kita sebut juga dengan istilah puasa berjangka. Ini adalah merupakan salah satu jenis diet yang paling sehat. Namun, tentu kita tahu bahwa berpuasa sendiri dapat mempengaruhi kadar gula dalam darah. Nah, kali ini yang kita akan bahas adalah mengenai bolehkah seorang yang mengidap diabetes ini mencoba untuk melakukan diet intermittent fasting? Mari kita temukan jawabannya bersama-sama.

Mengenali Manfaat dari Intermittent Fasting Diet

Apa itu intermittent fasting? Ini dapat dikatakan sebagai sebuah pola makan yang dilakukan dengan cara berpuasa selama rentang atau jangka waktu tertentu, lalu juga diikuti dengan melakukan waktu makan seperti biasanya. Tentu peralihan dari makan bisa ke berpuasa sendiri memiliki variasi atau juga durasi.

Seperti puasa dapat dilakukan selama beberapa jam atau beberapa hari. Tentu ada berbagai macam penelitian yang telah menemukan pengaruh dari diet yang dikenal dengan sebutan intermittent fasting ini sendiri untuk para pengidap diabetes. Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat yang mungkin dapat didapatkan, setelah melakukan riset selama beberapa tahun ini.

  • Mengurangi resistensi insulin

Hal ini terjadi, ketika sel tubuh tak lagi melakukan atau memberikan respons pada hormon insulin dengan baik. Glukosa yang ada pun akan menumpuk di dalam darah dan kadar gula akan menjadi tinggi. Menurut studi yang ada, diet ini bisa mengurangi resistensi insulin pada orang yang mengidap diabetes.

  • Dapat membantu mengelola diabetes

Intermittent fasting memiliki manfaat yang bagus untuk menurunkan kadar gula pada seorang penderita diabetes melitus.

  • Mampu menormalkan kadar gula dalam darah untuk sementara

Ada sebuah studi pada tahun 2018 yang menemukan bahwa diet dengan menggunakan metode ini sangat berpotensi untuk membuat pasien diabetes mengalami remisi. Remisi sendiri adalah kondisi dimana gula darah akan turun ke tingkat yang sehat dan bisa membuat penderita lepas dari penggunaan obat untuk sementara waktu.

Bicara mengenai intermittent fasting diet ini juga, kita harus membicarakan juga mengenai resiko yang mungkin akan terjadi pada penderita diabetes ini sendiri. Berikut ini kami akan memberikan beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi akibat dari Anda melakukan intermittent fasting diet ini.

Hal ini terjadi, karena memang asupan makan Anda turun secara drastis dan menjadi lebihi sedikit. Hal ini akan menyebabkan kadar gula menjadi rendah atau biasa juga disebut dengan hipoglikemia. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat disebut sebagai hipoglikemia.

  1. Tubuh akan menjadi gemetar
  2. Juga dapat menggigil
  3. Mudah berkeringat
  4. Rasa lapar yang meningkat
  5. Mengalami mual-mual
  6. Rasa kantuk yang berlebih
  7. Mengalami sakit kepala
  8. Juga mengalami jantung yang berdebar kencang
  9. Lalu merasa lemah, letih dan lesu tak memiliki energi

Selain itu, melakukan diet ini juga mampu memicu efek samping seperti hiperglikemia atau yang bisa dikenal juga dengan kadar gula dalam darah yang tinggi. Ini adalah gejala dimana kadar gula akan naik dalam fase yang berbahaya, hal ini biasanya terjadi ketika Anda makan dalam jumlah banyak setelah berpuasa. Memiliki efek samping yang mirip dengan gejala hipoglikemia atau darah rendah. Berikut ini ada beberapa tips intermittent fasting yang aman untuk Anda yang mengalami diabetesi.

Intermittent fasting sendiri adalah merupakan suatu metode diet yang sangat aman bagi yang sehat. Tetapi, memang diet ini sendiri akan cukup memiliki resiko untuk Anda yang mengidap diabetes. Nah, bila kalian memang tertarik dan ingin mencoba diet ini, berikut ada beberapa hal yang kalian perlu ketahui dan juga diperhatikan.

  1. Melakukan konsultasi dengan dokter

Sebelum melakukan diet ini, ada baiknya bila kalian melakukan konsultasi dengan dokter, untuk lebih memastikan keamanan dari diet ini untuk Anda.

  1. Pilihlah dan temukan jenis intermittent fasting yang cocok untuk Anda

Ada banyak cara untuk melakukan diet ini, misalnya kalian melakukan puasa dengan periode 16 jam dan melakukan periode makan tanpa puasa selama 8 jam. Untuk mengetahui lebih lanjut mana metode yang bagus dan pas untuk Anda, dapat konsultasikan semuanya pada dokter.

  1. Memakan makanan yang sehat

Untuk Anda yang ingin melakukan diet ini, kalian perlu untuk memperbanyak makanan dan konsumsi buah dan sayuran dan juga karbo kompleks dan juga sumber protein yang cukup.

  1. Berhenti ketika Anda mengalami efek samping

Kondisi hipoglikemia dan juga hiperglikemia adalah kondisi yang sangat berbahaya untuk seseorang yang mengidap diabetes, maka dari itu berhentilah melakukan diet ini apabila Anda mulai mengalami efek samping seperti yang kami jelaskan di atas.

Semoga ini menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memberikan Anda informasi tentang diabetes yang Anda butuhkan. Itu saja yang kami dapat bagikan mengenai IF atau juga intermittent fasting diet. Semoga ini menambah wawasan Anda.