Pola Makan dan Olahraga untuk Mencegah Diabetes

Diabetes adalah salah satu jenis penyakit yang biasa kita jumpai di Indonesia. Sebagai salah satu jenis penyakit yang bisa menyerang siapa saja, diabetes adalah sesuatu yang perlu kita waspadai. Namun, memang penyakit ini dapat kita cegah dengan mudah, apabila kita menggunakan cara yang benar dan tepat.

Untuk melakukan pencegahan pada penyakit diabetes ini ada sebaiknya bila dilakukan sejak usia muda. Ada banyak cara yang dapat kita lakukan, agar dapat mencegah penyakit diabetes ini, dengan melakukan olahraga secara rutin dan juga menjaga pola makan Anda.

Tips Terbaik untuk Mencegah Penyakit Diabetes

Sebab asupan yang memiliki nutrisi dan juga kondisi fisik yang baik akan sangat berpengaruh terhadap kondisi gula dara dalam tubuh kita. Kali ini kami akan berbagi beberapa tips makan yang benar dan jenis olahraga untuk mencegah Anda terkena diabetes. Simaklah beberapa penjelasan dari kami berikut ini, agar Anda bisa mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang berguna, tentunya mengenai pencegahan diabetes itu sendiri.

Apakah ada keterkaitan gaya hidup dengan penyakit seperti diabetes? Menurut Prof. DR. Dr, Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FINASIM, mengutarakan bahwa memang ada keterkaitan antara gaya hidup modern dengan penyakit seperti diabetes ini sendiri. Sekarang ini usia 20-an bisa saja mengalami kenaikan berat badan dan penyebabnya adalah pola makan dan juga gaya hidup yang tak sehat dan ini meningkatkan resiko Anda terkena diabetes.

Gaya hidup yang buruk sendiri adalah merupakan salah satu faktor utama yang mampu meningkatkan resiko diabetes dan ini harus dapat segera Anda rubah, bila Anda menginginkan hidup yang sehat. Berikut ini adalah tiga buah faktor utama yang meningkatkan resiko diabetes kepada diri Anda.

  • Pola makan yang sama sekali tidak sehat
  • Terjadinya peningkatan berat badan secara ekstrem atau obesitas
  • Jarang melakukan olahraga

Tiga hal tersebutlah yang mampu untuk menimbulkan penyakit seperti diabetes ini. Maka itu sangat dianjurkan untuk memiliki pola hidup yang sehat dan juga pola hidup yang baik dan sebisa mungkin untuk menghindari makanan seperti junk food. Lalu, apa saja makanan yang cocok untuk dikonsumsi sebagai salah satu bentuk preventif dalam mengatasi diabetes sejak dini? Nah, kita akan membahas hal-hal tersebut.

  1. Makanan yang banyak mengandung serat

Kalian bisa mulai untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan serat, seperti sayuran dan juga buah-buahan. Hal ini mampu memberikan tubuh nutrisi dan juga asupan bergizi yang baik. Maka dari itulah, untuk dapat segera mencoba gaya hidup yang sehat ini.

  1. Hindari sayuran dengan kadar tepung

Sayuran dengan kadar tepung atau mengandung tepung, akan memiliki sebuah indeks glikemik yang cukup tinggi, ini mampu menaikkan kadar gula darah pada tubuh Anda, jadi hindari makanan dengan menggunakan sayur yang mengandung tepung.

  1. Makan tepat waktu

Agar Anda bisa terhindar dari penyakit seperti diabetes ini, kalian harus makan tepat waktu dan memang harus dilakukan secara teratur. Makanlah makanan yang memiliki karbo yang cukup, vitamin dan juga nutrisi serta serat yang pas, untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat.

  1. Hindari makan pada malam hari

Untuk Anda yang memiliki kebiasaan makan dimalam hari, segeralah untuk merubah kebiasaan tersebut, karena ini adalah salah satu kebiasaan yang sangat berperan dalam memberikan penyakit seperti diabetes. Lakukan diet sehat dan pola makan yang teratur untuk bisa mendapatkan tubuh yang lebih sehat.

Selain makanan, olahraga juga akan menjadi salah satu faktor penting yang mampu membuat tubuh Anda jauh lebih sehat dan tentu, ini bisa menjadi salah satu kegiatan yang juga mampu mengatasi masalah seperti diabetes sejak dini.

Bila Anda memang ingin jadi lebih sehat, olahraga adalah hal yang wajib untuk Anda lakukan. Berikut ini adalah tips olahraga terbaik yang kami dapat berikan kepada Anda.

  1. Zumba

Adalah salah satu bentuk olahraga kardio yang mampu melatih kerja jantung dan juga membantu memaksimalkan kinerja dari paru-paru dan sekaligus mampu untuk membantu mengontrol kadar gula dalam darah Anda dan juga sangat bagus untuk kolesterol. Zumba juga mampu mengoptimalkan fungsi organ tubuh dalam tubuh Anda.

  1. Jogging

Jogging pada pagi hari atau juga sore hari adalah pilihan tepat untuk Anda yang ingin memiliki tubuh yang sehat. Memiliki efek yang sama dengan zumba, jogging juga mampu membuat tubuh Anda jauh lebih sehat dan yang lebih penting adalah, Anda juga bisa terhindar dari penyakit seperti diabetes.

Lakukan sesi olahraga dengan cara bertahap, lakukan selama 15 menit, kemudian naik menjadi 30 menit dan kemudian naik lagi menjadi 45 menit dan kemudian menjadi 60 menit. Terapkan juga olahraga secara berkelanjutan atau berkala agar hasil yang diinginkan bisa menjadi lebih maksimal dan tentunya Anda juga harus memberi waktu kepada tubuh untuk beristirahat sehari dalam seminggu. Itu saja yang dapat kami bagikan kepada Anda, semoga saja bermanfaat.

Apakah Boleh Diabetesi Mencoba Diet Intermittent Fasting?

Mungkin masih banyak dari kalian yang memang masih belum mengerti soal apa itu intermittent fasting atau yang bisa kita sebut juga dengan istilah puasa berjangka. Ini adalah merupakan salah satu jenis diet yang paling sehat. Namun, tentu kita tahu bahwa berpuasa sendiri dapat mempengaruhi kadar gula dalam darah. Nah, kali ini yang kita akan bahas adalah mengenai bolehkah seorang yang mengidap diabetes ini mencoba untuk melakukan diet intermittent fasting? Mari kita temukan jawabannya bersama-sama.

Mengenali Manfaat dari Intermittent Fasting Diet

Apa itu intermittent fasting? Ini dapat dikatakan sebagai sebuah pola makan yang dilakukan dengan cara berpuasa selama rentang atau jangka waktu tertentu, lalu juga diikuti dengan melakukan waktu makan seperti biasanya. Tentu peralihan dari makan bisa ke berpuasa sendiri memiliki variasi atau juga durasi.

Seperti puasa dapat dilakukan selama beberapa jam atau beberapa hari. Tentu ada berbagai macam penelitian yang telah menemukan pengaruh dari diet yang dikenal dengan sebutan intermittent fasting ini sendiri untuk para pengidap diabetes. Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat yang mungkin dapat didapatkan, setelah melakukan riset selama beberapa tahun ini.

  • Mengurangi resistensi insulin

Hal ini terjadi, ketika sel tubuh tak lagi melakukan atau memberikan respons pada hormon insulin dengan baik. Glukosa yang ada pun akan menumpuk di dalam darah dan kadar gula akan menjadi tinggi. Menurut studi yang ada, diet ini bisa mengurangi resistensi insulin pada orang yang mengidap diabetes.

  • Dapat membantu mengelola diabetes

Intermittent fasting memiliki manfaat yang bagus untuk menurunkan kadar gula pada seorang penderita diabetes melitus.

  • Mampu menormalkan kadar gula dalam darah untuk sementara

Ada sebuah studi pada tahun 2018 yang menemukan bahwa diet dengan menggunakan metode ini sangat berpotensi untuk membuat pasien diabetes mengalami remisi. Remisi sendiri adalah kondisi dimana gula darah akan turun ke tingkat yang sehat dan bisa membuat penderita lepas dari penggunaan obat untuk sementara waktu.

Bicara mengenai intermittent fasting diet ini juga, kita harus membicarakan juga mengenai resiko yang mungkin akan terjadi pada penderita diabetes ini sendiri. Berikut ini kami akan memberikan beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi akibat dari Anda melakukan intermittent fasting diet ini.

Hal ini terjadi, karena memang asupan makan Anda turun secara drastis dan menjadi lebihi sedikit. Hal ini akan menyebabkan kadar gula menjadi rendah atau biasa juga disebut dengan hipoglikemia. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat disebut sebagai hipoglikemia.

  1. Tubuh akan menjadi gemetar
  2. Juga dapat menggigil
  3. Mudah berkeringat
  4. Rasa lapar yang meningkat
  5. Mengalami mual-mual
  6. Rasa kantuk yang berlebih
  7. Mengalami sakit kepala
  8. Juga mengalami jantung yang berdebar kencang
  9. Lalu merasa lemah, letih dan lesu tak memiliki energi

Selain itu, melakukan diet ini juga mampu memicu efek samping seperti hiperglikemia atau yang bisa dikenal juga dengan kadar gula dalam darah yang tinggi. Ini adalah gejala dimana kadar gula akan naik dalam fase yang berbahaya, hal ini biasanya terjadi ketika Anda makan dalam jumlah banyak setelah berpuasa. Memiliki efek samping yang mirip dengan gejala hipoglikemia atau darah rendah. Berikut ini ada beberapa tips intermittent fasting yang aman untuk Anda yang mengalami diabetesi.

Intermittent fasting sendiri adalah merupakan suatu metode diet yang sangat aman bagi yang sehat. Tetapi, memang diet ini sendiri akan cukup memiliki resiko untuk Anda yang mengidap diabetes. Nah, bila kalian memang tertarik dan ingin mencoba diet ini, berikut ada beberapa hal yang kalian perlu ketahui dan juga diperhatikan.

  1. Melakukan konsultasi dengan dokter

Sebelum melakukan diet ini, ada baiknya bila kalian melakukan konsultasi dengan dokter, untuk lebih memastikan keamanan dari diet ini untuk Anda.

  1. Pilihlah dan temukan jenis intermittent fasting yang cocok untuk Anda

Ada banyak cara untuk melakukan diet ini, misalnya kalian melakukan puasa dengan periode 16 jam dan melakukan periode makan tanpa puasa selama 8 jam. Untuk mengetahui lebih lanjut mana metode yang bagus dan pas untuk Anda, dapat konsultasikan semuanya pada dokter.

  1. Memakan makanan yang sehat

Untuk Anda yang ingin melakukan diet ini, kalian perlu untuk memperbanyak makanan dan konsumsi buah dan sayuran dan juga karbo kompleks dan juga sumber protein yang cukup.

  1. Berhenti ketika Anda mengalami efek samping

Kondisi hipoglikemia dan juga hiperglikemia adalah kondisi yang sangat berbahaya untuk seseorang yang mengidap diabetes, maka dari itu berhentilah melakukan diet ini apabila Anda mulai mengalami efek samping seperti yang kami jelaskan di atas.

Semoga ini menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memberikan Anda informasi tentang diabetes yang Anda butuhkan. Itu saja yang kami dapat bagikan mengenai IF atau juga intermittent fasting diet. Semoga ini menambah wawasan Anda.